10 Tips Membeli Part atau Sepeda Bekas

Posted by

” Perasaan nih barang dulu 2 juta dech, ko sekarang murah banged sih ”
” Bedanya jauh nih harganya ma yang baru tapi kualitasnya gak beda jauh ”
” Akhirnya dapetin juga nih barang, barang langka nih murah lagi ”
” Ih gila ini murah banget, dulu mah harganya bisa sekian juta ”
” Ngapain beli baru, mendingan sisa dananya alokasinya buat yang lain , sama2 dipake ini ”
Untuk sebagian orang barang bekas ternyata masih dicintai dan diburu, hal ini bisa jadi karena Impian mendapatkan barang bagus di masa lampau yang tidak terwujudkan, harga yang relative lebih murah, barang langka atau bisa jadi  emang gak punya duit lebih tapi keinginan besar. Sama halnya jika kita akan membeli atau akan merakit sepeda ada banyak pilihan apakah beli full baru atau berang bekas layak pakai. Banyak yang bertanya worthedkah membeli sepeda bekas seharga sekian juta atau membeli part second sekian ratus ribuan untuk upgrade disepeda kita. Berikut tips yang coba disajikan dalam posting ini yang terangkum dari beberapa artikel sejenis dan pengalaman pribadi ketika membeli barang bekas, apakah akan menjadi tolak ukur dalam membeli barang bekas nantinya, kita kembalikan lagi kepada yang membaca, layakkah membeli barang bekas. Berikut tips sederhananya :

Tips pertama,  Tentukan dulu barang yang ingin dibeli, lalu cari info tempat yang tepat untuk mendapatkan barang tersebut. Sebaiknya, tanya-tanya juga pada teman yang pernah melakukan transaksi di sana, biar tahu trik dan aturan tawar menawarnya.mengumpulkan informasi ini sangadlah penting terutama untuk membeli part bekas sepeda, jangan berangkat dengan kepala kosong. ini namanya nekad dan cenderung bunuh diri.  informasi mengenai jenis sepeda, ukuran, merk lokal, merk impor, sepeda asli atau generik (aspal), adalah beberapa informasi dasar yang bisa sangat membantu anda.

Note : jika anda membeli lewat layanan thread jual – beli online, Lihat foto-foto barang. Jika tersedia, perhatikan baik-baik foto barang yang dijual. Jika tidak ada, mintalah fotonya terlebih dahulu. Pastikan foto yang dipasang bukan diambil dari situs lain, tapi benar2 dari si penjual.
Tips kedua, fokus pada kebutuhan barang bekas yang ingin anda beli. jangan terbuai oleh nafsu, kecuali jika anda tipikal pemburu yang hanya senang membeli tapi tidak suka menaiki, alias kolektor ( ini banyak juga lho tipikal seperti ini, beli teknologi tapi ditdak berarti ). untuk kalangan kolektor, uang bukan masalah, asal barang terlihat menarik dan langka, berapapun dan kondisi apapun akan tetap dibeli dan ini gak kalah penting, cari tahu harga barang baru yang Anda akan beli dengan berbagai merek. Tidak lucu kan, kalau belakangan Anda baru tahu bahwa selisih barang baru dan barang bekas cuma Rp. 1000,-. Kalo sudah kaya gini repot urusannya, keselnya bisa 7 hari tanpa henti.

Tips ketiga, Cari tau kondisi dan status penjual. maksudnya anda hendak bertransaksi dengan seorang pedagang atau seorang end-user yang berniat menjual sepeda ataupun part kesayangannya karena berbagai alasan.

Tips keempat, gali informasi sebanyak banyaknya agar lebih tahu riwayat sepeda dan pemiliknya. maksudnya, agar kita bisa mengetahui tipikal dari pemilik sebelumnya. apakah senang memperlakukan sepeda secara serampangan (abused) di trek yang bukan peruntukkan sepedanya, misalnya sepeda xc tapi sering dipakai belajar dirtjump atau bahkan downhill.

Note : Ini juga gak kalah pentingnya, Cek fisik maupun fungsi dari barang sebelum membeli. Ingat, membeli barang second konsekuensinya adalah resiko barang tidak dapat dikembalikan kepada penjual (kecuali penjual bersedia memberi garansi). Oleh karena itu, cek dengan sebaik-baiknya kondisi barang saat ketemu dengan penjual sebelum transaksi disepakati.

Tips kelima, cobalah (test drive) sebelum memutuskan membeli. ini berkaitan dengan geometri sepeda. jangan sampai anda membeli sepeda yang sebenarnya secara geometri tidak cocok dengan postur tubuh anda. bagaimana mengetahuinya? cobalah kendarai beberapa menit. syukur kalau pemiliknya mengijinkan anda melakukan test drive di trek sepeda terdekat.

Tips keenam, bicarakan kemungkinan adanya jaminan dari penjual. jaminan dalam pengertian bahwa apa yang sudah dikatakan oleh penjual adalah benar adanya. misalnya dikatakan bahwa semua parts adalah deore, tapi begitu dicek di bengkel sepeda ketahuan bahwa ternyata bukan deore namun alivio.

Tips ketujuh, apabila anda bertransaksi dengan pedagang, cari tau profile pedagang bersangkutan di komunitas sepeda terdekat untuk mendapatkan informasi kemungkinan si pedagang telah masuk blakclist/bad seller.

Tips kedelapan, bergabung dengan forum atau komunitas pesepeda baik online maupun offline. meskipun anda seorang pemula, jangan sungkan untuk mengutarakan niat anda untuk bergabung.

Note : Tips delapan sangadlah penting terutama bagi pemula, untuk tips ini boleh dikatakan bahwa sebaiknya jangan membeli Part atau sepeda bekas secara online, apalagi jika anda pemain baru atau pemula. transaksi online hanya bisa dibenarkan jika antara penjual dan calon pembeli telah sama-sama menyepakati komitmen bersama untuk memajukan persepedaan khususnya di tanah air tercinta ini.  dan biasanya penjual macam begini banyak dikenal melalui mailing list maupun forum yang tersebar di tanah air.

Tips kesembilan, Jangan terlalu lama memutuskan untuk membeli. Ingat pembeli barang tidak hanya anda, tapi mungkin puluhan/ratusan orang lain yang juga ingin membeli barang. Jika anda sudah mendapat barang yang bagus baik dari sisi kondisi maupun harga, usahakan segera ketemu dengan penjual, karena jika tidak, maka orang lain akan membelinya terlebih dahulu.

Tips kesepuluh, Cari lokasi penjual yang tidak terlalu jauh dari lokasi anda. Agar mudah ketemuan, usahakan jangan membeli barang dari daerah yang jauh dari anda ( kecuali anda merasa yakin ).

Ditulis Oleh Juneexc


Demo Blog NJW V2 Updated at: 9:45 AM

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.