” Perasaan nih barang dulu 2 juta dech, ko sekarang murah banged sih ”
” Bedanya jauh nih harganya ma yang baru tapi kualitasnya gak beda jauh ”
” Akhirnya dapetin juga nih barang, barang langka nih murah lagi ”
” Ih gila ini murah banget, dulu mah harganya bisa sekian juta ”
” Ngapain beli baru, mendingan sisa dananya alokasinya buat yang lain , sama2 dipake ini ”
Untuk sebagian orang barang bekas ternyata masih dicintai dan diburu,
hal ini bisa jadi karena Impian mendapatkan barang bagus di masa lampau
yang tidak terwujudkan, harga yang relative lebih murah, barang langka
atau bisa jadi emang gak punya duit lebih tapi keinginan besar. Sama
halnya jika kita akan membeli atau akan merakit sepeda ada banyak
pilihan apakah beli full baru atau berang bekas layak pakai. Banyak yang
bertanya worthedkah membeli sepeda bekas seharga sekian juta
atau membeli part second sekian ratus ribuan untuk upgrade disepeda
kita. Berikut tips yang coba disajikan dalam posting ini yang terangkum
dari beberapa artikel sejenis dan pengalaman pribadi ketika membeli
barang bekas, apakah akan menjadi tolak ukur dalam membeli barang bekas
nantinya, kita kembalikan lagi kepada yang membaca, layakkah membeli
barang bekas. Berikut tips sederhananya :
Tips pertama, Tentukan dulu barang yang ingin
dibeli, lalu cari info tempat yang tepat untuk mendapatkan barang
tersebut. Sebaiknya, tanya-tanya juga pada teman yang pernah melakukan
transaksi di sana, biar tahu trik dan aturan tawar
menawarnya.mengumpulkan informasi ini sangadlah penting terutama untuk
membeli part bekas sepeda, jangan berangkat dengan kepala kosong. ini
namanya nekad dan cenderung bunuh diri. informasi mengenai jenis
sepeda, ukuran, merk lokal, merk impor, sepeda asli atau generik
(aspal), adalah beberapa informasi dasar yang bisa sangat membantu anda.
Note : jika anda membeli lewat layanan thread jual – beli online, Lihat foto-foto barang. Jika tersedia, perhatikan baik-baik foto barang yang dijual. Jika tidak ada, mintalah fotonya terlebih dahulu. Pastikan foto yang dipasang bukan diambil dari situs lain, tapi benar2 dari si penjual.
Tips kedua, fokus pada kebutuhan barang bekas yang
ingin anda beli. jangan terbuai oleh nafsu, kecuali jika anda tipikal
pemburu yang hanya senang membeli tapi tidak suka menaiki, alias
kolektor ( ini banyak juga lho tipikal seperti ini, beli teknologi tapi
ditdak berarti ). untuk kalangan kolektor, uang bukan masalah, asal
barang terlihat menarik dan langka, berapapun dan kondisi apapun akan
tetap dibeli dan ini gak kalah penting, cari tahu harga barang baru yang
Anda akan beli dengan berbagai merek. Tidak lucu kan, kalau belakangan
Anda baru tahu bahwa selisih barang baru dan barang bekas cuma Rp.
1000,-. Kalo sudah kaya gini repot urusannya, keselnya bisa 7 hari tanpa
henti.
Tips ketiga, Cari tau kondisi dan status penjual. maksudnya anda hendak bertransaksi dengan seorang pedagang atau seorang end-user yang berniat menjual sepeda ataupun part kesayangannya karena berbagai alasan.
Tips keempat, gali informasi sebanyak banyaknya agar
lebih tahu riwayat sepeda dan pemiliknya. maksudnya, agar kita bisa
mengetahui tipikal dari pemilik sebelumnya. apakah senang memperlakukan
sepeda secara serampangan (abused) di trek yang bukan peruntukkan
sepedanya, misalnya sepeda xc tapi sering dipakai belajar dirtjump atau bahkan downhill.
Note : Ini juga gak kalah pentingnya, Cek fisik maupun
fungsi dari barang sebelum membeli. Ingat, membeli barang second
konsekuensinya adalah resiko barang tidak dapat dikembalikan kepada
penjual (kecuali penjual bersedia memberi garansi). Oleh karena itu, cek
dengan sebaik-baiknya kondisi barang saat ketemu dengan penjual sebelum
transaksi disepakati.
Tips kelima, cobalah (test drive) sebelum memutuskan
membeli. ini berkaitan dengan geometri sepeda. jangan sampai anda
membeli sepeda yang sebenarnya secara geometri tidak cocok dengan postur
tubuh anda. bagaimana mengetahuinya? cobalah kendarai beberapa menit.
syukur kalau pemiliknya mengijinkan anda melakukan test drive di trek sepeda terdekat.
Tips keenam, bicarakan kemungkinan adanya jaminan
dari penjual. jaminan dalam pengertian bahwa apa yang sudah dikatakan
oleh penjual adalah benar adanya. misalnya dikatakan bahwa semua parts
adalah deore, tapi begitu dicek di bengkel sepeda ketahuan bahwa
ternyata bukan deore namun alivio.
Tips ketujuh, apabila anda bertransaksi dengan
pedagang, cari tau profile pedagang bersangkutan di komunitas sepeda
terdekat untuk mendapatkan informasi kemungkinan si pedagang telah masuk
blakclist/bad seller.
Tips kedelapan, bergabung dengan forum atau
komunitas pesepeda baik online maupun offline. meskipun anda seorang
pemula, jangan sungkan untuk mengutarakan niat anda untuk bergabung.
Note : Tips delapan sangadlah penting terutama bagi
pemula, untuk tips ini boleh dikatakan bahwa sebaiknya jangan membeli
Part atau sepeda bekas secara online, apalagi jika anda pemain baru atau
pemula. transaksi online hanya bisa dibenarkan jika antara penjual dan
calon pembeli telah sama-sama menyepakati komitmen bersama untuk
memajukan persepedaan khususnya di tanah air tercinta ini. dan biasanya
penjual macam begini banyak dikenal melalui mailing list maupun forum
yang tersebar di tanah air.
Tips kesembilan, Jangan terlalu lama memutuskan
untuk membeli. Ingat pembeli barang tidak hanya anda, tapi mungkin
puluhan/ratusan orang lain yang juga ingin membeli barang. Jika anda
sudah mendapat barang yang bagus baik dari sisi kondisi maupun harga,
usahakan segera ketemu dengan penjual, karena jika tidak, maka orang
lain akan membelinya terlebih dahulu.
Tips kesepuluh, Cari lokasi penjual yang tidak
terlalu jauh dari lokasi anda. Agar mudah ketemuan, usahakan jangan
membeli barang dari daerah yang jauh dari anda ( kecuali anda merasa yakin ).
Ditulis Oleh Juneexc


0 comments:
Post a Comment